Nama tangan dan orang
Player adalah nama salah satu tangan, bukan otomatis orang yang sedang membaca penjelasan.
Baccarat membandingkan tangan bernama Player dan Banker. Tujuannya adalah nilai akhir yang lebih dekat ke sembilan, dengan aturan pembagian yang telah ditentukan. Nama tangan tidak berarti pengunjung membagikan kartu atau bebas memilih kartu ketiga. Ikuti nilai awal, kondisi penarikan, dan perbandingan akhir sebagai tiga tahap berbeda.


Kartu 2 sampai 9 memakai angka yang tertera; As bernilai satu, sedangkan 10, J, Q, dan K bernilai nol. Jumlah kartu dibaca melalui digit satuan: tujuh ditambah enam menghasilkan nilai tiga. Cara ini berbeda dari menjumlahkan semua poin sebagai angka utuh.
Setiap tangan diawali dua kartu. Natural delapan atau sembilan menghentikan pembagian, sedangkan nilai lain dapat melibatkan kartu ketiga sesuai aturan. Player dan Banker tidak memakai tabel penarikan yang sama, sehingga urutan pemeriksaan penting untuk menghindari kesimpulan terburu-buru.
Jumlahkan nilai kartu kemudian ambil digit satuannya. Delapan ditambah tujuh menjadi lima, bukan lima belas sebagai nilai akhir. Hasil tertinggi adalah sembilan.
Jika salah satu tangan memiliki natural delapan atau sembilan pada dua kartu awal, pembagian berakhir. Jika tidak, periksa Player lebih dahulu, kemudian tentukan aturan Banker berdasarkan apakah Player menarik kartu.
Player mengambil kartu ketiga jika tidak ada natural. Total 6 atau 7 membuat Player berhenti dengan dua kartu.
Banker mengambil pada total 0–5 dan berhenti pada 6 atau 7 ketika Player tidak mengambil kartu ketiga.
Banker 0–2 selalu mengambil; 3 kecuali kartu Player bernilai 8; 4 pada 2–7; 5 pada 4–7; 6 pada 6–7; 7 berhenti.
Setelah kartu wajib dibagikan, nilai lebih tinggi memenangkan perbandingan utama. Nilai sama menghasilkan Tie atau seri.
Dua kartu awal Player bernilai delapan dan Banker tujuh. Natural mengakhiri pembagian tanpa menambahkan kartu.
Tangan yang berisi tujuh dan enam bernilai tiga. Digit satuan digunakan sebelum memeriksa kondisi kartu ketiga.
Jika kedua tangan berakhir pada enam, hasil utama seri. Ketentuan taruhan tambahan atau penyelesaian pembayaran harus dibaca terpisah.
Contoh ini memakai nilai kartu untuk memperlihatkan urutan, bukan saran taruhan.
Player menerima 2 dan 3, bernilai 5. Banker menerima 2 dan 2, bernilai 4. Tidak ada natural.
Karena bernilai 5, Player mengambil kartu ketiga. Jika kartunya 7, jumlah 12 membuat nilai akhir Player menjadi 2.
Banker bernilai 4 dan kartu ketiga Player bernilai 7. Kondisi 2–7 terpenuhi sehingga Banker menarik kartu.
Jika kartu Banker adalah 3, totalnya 7. Banker 7 mengungguli Player 2 pada perbandingan akhir.

| Unsur | Nilai | Contoh pemakaian |
|---|---|---|
| As | 1 | As dan 6 menghasilkan 7. |
| 2 sampai 9 | Sesuai angka | 2 dan 3 menghasilkan 5. |
| 10, J, Q, K | 0 | K dan 7 menghasilkan 7. |
| Jumlah dua digit | Digit satuan | 7 dan 6 berjumlah 13, sehingga bernilai 3. |
| Natural | 8 atau 9 dari dua kartu awal | Pembagian berakhir sebelum penarikan tambahan. |
Selesaikan aturan Player sebelum berpindah ke kondisi Banker agar kedua langkah tidak tertukar.
Gunakan tabel nilai bersama contoh pembagian ketika memerlukan ruang lebih luas.
Sebut nilai awal kedua tangan serta nilai kartu ketiga Player yang sedang dibahas.
Jika tabel sulit dibaca, gunakan langkah pengaturan layar dan teks.
Dalam sistem nilai Baccarat, 10 dan kartu wajah dihitung nol. Nilai ini digunakan sebelum mengambil digit satuan jumlah tangan.
Player bernilai enam atau tujuh berhenti jika tidak ada natural. Banker memerlukan pemeriksaan sesuai keadaan Player.
Squeeze berkaitan dengan penyajian pembukaan kartu. Nilai dasar tidak berubah hanya karena cara membukanya berbeda.
Contoh aturan menjelaskan pembagian saat ini, bukan jaminan urutan hasil masa depan. Jangan menganggap kekalahan membuat kemenangan berikutnya wajib terjadi.
Periksa varian sebelum memindahkan contoh ke meja lain, atau lanjutkan ke mekanisme roda.